Senin, 13 Mei 2013

Manfaat Infaq dan Shodaqoh

Apa rahasia keuntungan dari mengeluarkan infaq dan Sedekah?  Sebagian besar orang menyatakan infaq dan sedekah tidak wajib sedangkan yang wajib adalah membayar zakat bagi orang yang telah mencapai nisab hartanya atau ukuran tertentu baru ada kewaibannya.


Padahal perintah mengeluarkan zakat hanya kurang lebih 4 ayat, sedangkan perintah untuk mengeluarkan infak,sedekah,menafkahkan,membelanjakan,memberi pinjaman kepada Allah, dan sebagainya ada puluhan ayat yang memerintahkan kita untuk melaksanakannya dan hampir sama kedudukannya sesuai perintah sholat seperti yang disebutkan dalam Surat Ibrahim [14:31] 
"Hendaklah tetap mengerjakan sholat dan menafkahkan (infaq) sebagian rezeki yang telah Kami karuniakan kepadamu." dan "Hendaklah kamu beriman kepada Allah dan Rasulnya dan nafkahkanlah (infaq) sebagian hartamu yang telah diserahkan Allah kepadamu penyalurannya."
 [Al-Hadid 57:7] Kemudian dilanjutkan dalam Surat Ar-Rad [13:22] Dan orang-orang yang sabar karena mengharapkan keriridaan Tuhannya,melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka."
 
Dari 3 ayat tersebut dengan jelas adanya perintah Allah untuk mengeluarkan Infaq sama atau hampir sama kedudukannya perintah terhadap sholat,dan disalah satu ayat justru kita diperintah dan diserahkan  untuk menyalurkan infak. Walaupun pendapat pada umumnya kita umat Islam infak,sedekah tidak wajib sebagaimana zakat,yang sudah ditetapkan dan merupakan kewajiban sesuai dengan Rukun Islam.  Untuk itu tidak perlu kita perdebatkan apakah infaq,sedekah itu wajib atau tidak bagi umat Islam, sedangkan yang sudah pasti wajib hukumnya adalah zakat. 

Sekarang yang hendak kita ungkap adalah apa Rahasia dan keuntungan dari infak,sedekah sesuai jajii Allah di Al-Qur'an, sedangkan kegunaan dari zakat sudah jelas adalah: Untuk mensucikan dan membersihkan harta benda yang kita miliki.  Sehingga karena banyak yang berpendapat bahwa infaq,sedekah itu tidak wajib makanya banyak umat muslim yang enggan untuk mengeluarkannya, padahal justru  dengan tidak mengeluarkan infak,sedekahlah maka orang akan mengalami kerugian. Kenapa dikatakan akan rugi bila tidak mengeluarkan infaq,sedekah?

Sebabnya adalah karena Allah telah berjanji diantara puluhan ayat apa keuntungan dan janji Allah bila mengeluarkan infak,sedekah adalah orang-orang yang beruntung dan yang tidak mau mengeluarkan infaq,sedekah adakah orang-orang yang rugi. Apa saja keuntungannya? Salah satu ayat mengatakan "Jika sedekah itu kamu berikan berterang-terang adalah baik dan jika kamu berikan secara diam-diam dan kamu berikan kepada fakir miskin itu lebih baik lagi untukmu dan dapat menghapus sebagian dari kesalahanmu"[Al-Baqarah 2:271]  Kemudian dilanjutkan lagi dalam Surat At-Taghabun[64:17] "Jika kamu dapat memberi pinjaman (infak,sedekah) yang baik kepada Allah, tentu Dia [Allah] akan membalasmu berlipat ganda-ganda, serta mengampunimu pula." 

Jadi barang siapa yang mengeluarkan infak,sedekah akan mendapat 2  keuntungan sekaligus, keuntungan kesatu: setiap kita mengeluarkan infak,sedekah maka Allah membalasnya berlipat ganda-ganda sebasar 700 kali lipat atau 70.000% sesuai dengan janji Allah dalam Surat Al-Baqarah [2:261].
Sehingga apabila kita mengeluarkan infak,sedekah otomatis rezeki [harta,tahta,jabatan.pangkat,kesehatan] akan kita peroleh balasannya di dunia ini akan diberikan kehidupan yang baik, sedangkan di akhirat akan kita dapatkan kesenangan berupa surga."  Kenapa bisa mendapatkan kesenangan akhirat? Sebabnya adalah setiap kita mengeluarkan infak,sedekah maka secara otomatis dosa-dosa yang pernah kita lakukan sebelumnya secara bertahap akan terhapus sedikit demi sedikit kecuali dosa musyrik. Dengan demikian apabila banyak mengeluarkan infak,sedekah pasti akan beruntung baik di dunia dan akhirat. 

Oleh sebab itu bagi orang yang tidak mengeluarkan infak,sedekah akan mengalami kerugian karena orang tersebut termasuk orang yang tidak bersyukur." Sehingga Allah menyatakan didalam beberapa ayat "Jika kamu bersyukur atas rezeki yang Kuberikan maka akan Kutambah dan Kumudahkan rezekimu,sebaliknya jika kamu tidak bersyukur maka tunggulah siksaan yang pedih akan Kukurangi dan Kucabut kembali rezekimu, kecuali yang telah ditentukan."

Dengan demikian alangkah ruginya bagi umat muslim yang tidak mengutamakan atau menganggap tidak penting mengeluarkan infak,sedekah karena menganggap tidak wajib, padahal disitulah letak rahasianya kalau ingin mendapat kesenangan dunia da akhirat." Sebab syarat untuk mendapatkan kesenangan akhirat tidak cukup dengan sholat,puasa dan haji saja melainkan harus dengan banyak berbuat amal kebajikan dengan mengeluarkan infak dan sedekah sebagai buktinya kita bersyukur atas rezeki yang diberikanNya kepada kita. 

Dan Allah mengatakan " Kamu sekali-kali tidak akan mencapai kebajikan yang sempurna sebelum kamu menafkahkan [infaq,sedekah] sebagaan dari harta yang kamu cintai."[Al-Imran3:92]. Dan  di ayat lain Allah mengatakan "Belanjakanlah [infak,sedekah] sebagian dari rezeki yang pernak Kami berikan kepada kalian,sebelum kematian datang kepada salah seorang diantar kalian,lalu kamu menyesal :"Ya Tuhanku tangguhkanlah kematianku sedikit waktu lagi supaya aku dapat bersedekah dan menjadi orang-orang baik."[Al-Munafikun 63:10]. 

Dan dengan penjelasan ayat tersebut maka akan menyesal dan rugillah orang yang tidak mau mengeluarkan infak,sedekah karena banyak menganggap tidak penting karena  tidak wajib untuk dilaksanakan. Mudah-mudahan ada manfaatnya kepada kita semua.