Selasa, 13 Agustus 2013

Keistimewaan bulan Syawal

Bulan Syawal merupakan bulan kesepuluh dalam penanggalan hijriah atau kalender Islam. Jika sebulan penuh kita telah berpuasa, maka bulan Syawal adalah bulan kemenangan bagi umat Islam. Bukan hanya istimewa untuk mudik alias waktu yang biasanya digunakan untuk berkumpul bersama sanak saudara, tetapi indahnya bulan Syawal masih ada yang perlu diketahui. Berikut keistimewaan bulan Syawal :


Kembali ke Fitrah
Di bulan Syawal umat Islam akan kembali kepada fitrahnya, diampuni semua dosanya setelah sebulan penuh melakukan ibadah di bulan Ramadhan. Bulan Syawal menjadi lambang kemenangan bagi umat Islam atas peperangan melawan musuh terbesar yang selalu ada di dalam diri, yaitu hawa nafsu.

Bulan Takbir
Menjelang 1 Syawal, seluruh umat Islam di berbagai belahan dunia mengumandangkan takbir. Maka dari itu, tidak salah jika Bulan Syawal menjadi bulan yang penuh dengan takbir, karena seluruh umat Islam diberbagai belahan dunia mengumandangkan takbir demi menyambut datangnya Syawal, atau lebih dikenal dengan Idul Fitri.

Imam Syafie dalam Al-Uram 1: 231 menjelaskan:
"Maka apabila mereka telah melihat awal bulan Syawal aku sangat menyukai manusia bertakbir secara berjemaah atau sendirian di masjid, di rumah, di jalanan tidak kira di mana mereka berada. Hendaklah mereka menguatkan, suara takbir itu dan terus-menerus bertakbir hingga mereka pergi ke tempat solat. Bertakbir terus sampai imam menyerukan untuk mengerjakan solat sunat Idil Fitri."
Sangat utama atau digalakkan bertakbir ketika keluar dari rumah masing-masing menuju ke tempat solat. Ini didasarkan dari hadis dari Nafi' Maula Ibnu Umar yang bermaksud:
"Bahawa Ibnu Umar bila dia pergi ke lapangan tempat sembahyang dia bertakbir, maka dia menguatkan suaranya bertakbir. " (Riwayat Syajie)
Lafaz takbir itu banyak corak ragamnya. Tetapi yang paling sahih dalilnya ialah yang diriwayatkan oleh Abdul Razzaq dari Salman dengan sanad yang sahih:
"Bertakbirlah kamu: Allaahu Akbar, Allaahu Akbar, Allaahu Akbar Kabiiraa (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar sungguh-sungguh Besar).

 
Bulan Silaturahmi
Dibandingkan bulan-bulan lainnya, pada bulan Syawal umat Islam meningkatkan silaturahmi. Seperti mudik ke kampung halaman untuk dapat saling bermaaf-maafan dengan keluarga, sanak saudara, atau teman, halal bihalal, telefon, atau dengan kirim kartu/sms lebaran.
 
Bulan Ceria
Kita bisa melihat fenomena yang ada disekeliling, biasanya semua orang akan identik dengan hal-hal yang baru pada bulan Syawal. Seperti baju baru, sandal baru, sepatu baru, dsb. Mereka bersuka cita pada bulan Syawal, bersalaman, berpelukan, tertawa, menangis bahagia, mengucap syukur kepada yang Agung untuk meminta maaf ataupun saling memaafkan.
 
Puasa 6 hari bagaikan berpuasa setahun penuh
Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di Bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh”. (HR Muslim)

Bulan yang baik untuk menikah
Rasulullah SAW menunjukkan sendiri bahwa bulan Syawal adalah bulan yang baik untuk menikah. Siti Aisyah menegasakan, “Rasulullah SAW menikahi saya pada bulan Syawal, berkumpul (membina rumah tangga) dengan saya pada bulan Syawal, maka siapakah dari istri Beliau yang lebih beruntung daripada saya?”.

Bulan peningkatan
Secara harfiah Syawal adalah "Peningkatan". Yaitu peningkatan ibadah setelah bulan Ramadhan. Karena umat Islam justru diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan amalan2 yang biasa dilakukan dibulan Ramadhan  dibulan berikutnya seprti Sholat malam, shodaqoh, Puasa.

Semoga kita dapat meningkatkan amal kebaikannya pada bulan Syawal ini.